IniSulawesi Com, BUOL — Merah Putih bukan sekadar kain yang dikibarkan setiap bulan Agustus. Di balik warnanya tersimpan sejarah perjuangan, pengorbanan para pahlawan dan cita-cita besar untuk menjaga persatuan Indonesia.

Semangat itulah yang kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Buol menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemkab Buol secara resmi mencanangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Kabupaten Buol Tahun 2026 bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day di Kompleks Tugu Masjid Agung, Kelurahan Leok II, Minggu (9/8/2026) pagi.

Kegiatan berlangsung penuh semangat nasionalisme dan dihadiri Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., yang membacakan sambutan Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, Sekda Buol Moh. Yamin Rahim, SH., MH., unsur Forkopimda, pimpinan OPD, instansi vertikal, perbankan, BUMN/BUMD, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, pelajar hingga masyarakat umum.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa gerakan pembagian bendera bukan sekadar agenda seremonial menjelang perayaan kemerdekaan.

Gerakan tersebut menjadi momentum untuk menggugah kembali rasa cinta tanah air sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Di balik kibarannya tersimpan cita-cita luhur untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Memasuki bulan Agustus ini, gerakan ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk menggugah kembali spirit patriotisme dan mempertebal rasa bangga sebagai bagian dari NKRI,” demikian pesan Bupati Buol.

Ajak Merah Putih Berkibar di Setiap Sudut Buol

Bupati Buol mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT RI ke-81 sebagai kesempatan untuk kembali menunjukkan kecintaan kepada bangsa dan negara.

Camat, lurah, kepala desa hingga ketua RT/RW diminta aktif menggerakkan masyarakat agar mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 30 Agustus 2026.

Menurut Bupati, mengibarkan bendera merupakan salah satu bentuk sederhana masyarakat dalam menghormati perjuangan para pahlawan sekaligus merawat semangat kebangsaan.

Namun, makna kemerdekaan tidak berhenti pada pengibaran bendera.

Masyarakat juga diajak mengisi kemerdekaan dengan tindakan nyata, seperti bekerja dengan jujur, menjaga persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya gotong royong serta menaati hukum.

Gerakan Sukarela untuk Warga yang Belum Memiliki Bendera

Semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui gerakan swadaya dan sukarela.

Masyarakat maupun pejabat yang hadir diajak menyisihkan sebagian rezekinya secara sukarela. Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk membeli Bendera Merah Putih yang layak dan dibagikan kepada warga yang belum memilikinya.

Dengan demikian, diharapkan tidak ada rumah warga yang melewatkan momentum HUT Kemerdekaan tanpa mengibarkan Merah Putih.

Lima Tahun Konsisten Digelar

Ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5191/SJ tanggal 10 Juli 2026.

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, memperkuat nasionalisme serta meneguhkan Bendera Merah Putih sebagai simbol pemersatu bangsa.

Kabupaten Buol tercatat telah melaksanakan gerakan tersebut secara konsisten selama lima tahun.

Bahkan pada pelaksanaan tahun 2023, Kabupaten Buol berhasil masuk dalam 10 besar kabupaten terbaik dalam penyelenggaraan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih tingkat Sulawesi.

Pelaksanaan tahun ini didukung melalui DPA Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buol Tahun 2026, serta partisipasi sukarela dan dukungan perbankan lokal, yakni Bank BPR, Bank Sulteng dan Bank BRI Cabang Pogogul.

Car Free Day Jadi Ruang Menyatukan Semangat

Dipilihnya momentum Car Free Day sebagai lokasi pencanangan juga bukan tanpa alasan.

Selain menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan menjaga kesehatan, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang bertemu, bersilaturahmi dan membangun kebersamaan.

Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak hanya terasa di lingkungan pemerintahan, tetapi juga hidup di tengah masyarakat.

Pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Kabupaten Buol Tahun 2026 secara resmi dibuka dengan pengucapan Bismillahirrahmanirrahim.

Menutup sambutannya, Bupati Buol menyampaikan pesan penuh semangat kebangsaan.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Jayalah Indonesiaku, Jayalah Kabupaten Buol, Buol Hebat! Merdeka!”

Semangat itu kini diharapkan menjalar dari pusat kota hingga pelosok desa, dari halaman kantor hingga rumah-rumah warga menjadikan Merah Putih bukan hanya simbol yang berkibar, tetapi juga lambang persatuan yang terus hidup di hati masyarakat Buol.