IniSulawesi.Com, BUOL — Kepolisian Sektor (Polsek) Momunu menunjukkan respons cepat dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah. Personel kepolisian bersama aparat Pemerintah Desa Monggonit dan warga bahu-membahu mengevakuasi seorang petani yang meninggal dunia setelah tertimpa pohon di kawasan perkebunan KM 27, Desa Monggonit, Kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol, Selasa (25/8/2026).
Korban berinisial R (53), warga Desa Momunu, Kecamatan Momunu, yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Korban mengalami kecelakaan saat melakukan aktivitas penebangan pohon di kawasan perkebunan bersama rekannya, Iwan.
Peristiwa terjadi ketika bar sensor yang digunakan korban terjepit pada batang pohon. Saat korban berusaha menarik peralatan tersebut, sebuah pohon yang berada di bagian atas jurang dan sebelumnya dalam kondisi tersangkut tiba-tiba terjatuh dan mengenai kepala korban.
Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Rekan korban yang menyaksikan peristiwa tersebut kemudian segera meminta bantuan kepada warga.
Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti kepolisian. Personel Polsek Momunu bersama aparat desa dan masyarakat bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban sekaligus membantu proses evakuasi.
Medan perkebunan yang cukup jauh dari permukiman dan berada di kawasan yang sulit dijangkau tidak menyurutkan langkah personel kepolisian untuk membantu proses evakuasi. Dengan mengandalkan kerja sama antara polisi, pemerintah desa dan masyarakat, korban akhirnya berhasil dievakuasi secara hati-hati menuju permukiman. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Momunu untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kapolres Buol AKBP Irwan, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Momunu AKP Trijadi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas keamanan, tetapi juga memberikan bantuan ketika masyarakat menghadapi situasi darurat dan musibah.
“Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami keluarga korban. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian Polri kepada masyarakat, terlebih ketika warga membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat,” ujar AKP Trijadi.
Ia juga mengimbau masyarakat yang bekerja di kawasan perkebunan agar lebih mengutamakan keselamatan kerja, terutama ketika melakukan penebangan pohon di lokasi dengan medan sulit.
“Kami mengingatkan agar sebelum melakukan penebangan, kondisi pohon dan lingkungan sekitar benar-benar diperiksa. Gunakan peralatan keselamatan yang sesuai dan jangan bekerja seorang diri di lokasi yang memiliki risiko,” katanya.
Proses evakuasi tersebut melibatkan Kapospol Tiloan Bripka Pasal, S.IP., dan Bhabinkamtibmas Desa Monggonit Bripka Sumaryono bersama aparat Pemerintah Desa Monggonit dan masyarakat.
Kehadiran personel kepolisian dalam proses evakuasi menjadi bagian dari upaya Polsek Momunu untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan ketika menghadapi musibah, sekaligus memperkuat sinergi antara

