IniSulawesi.Com, BUOL — Pemerintah Kabupaten Buol membuka Program Beasiswa Pemuda Kabupaten Buol Batch 1 yang memberikan kesempatan bagi generasi muda daerah untuk melanjutkan pendidikan di Jepang sekaligus membuka peluang bekerja di Negeri Sakura.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkab Buol dengan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Sudjatmiko, ST. Program ini mengusung tagline “Bangun Desa, Bangun Indonesia” dan diarahkan untuk memperluas akses pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia pemuda Buol.

Melalui program ini, peserta akan mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan selama dua tahun atau empat semester pada jenjang pendidikan setingkat D2. Beasiswa mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup bulanan, serta memberikan kesempatan bekerja di Jepang selama lima tahun sesuai ketentuan program.

Program tersebut secara khusus membuka peluang bagi pemuda desa yang memiliki keinginan untuk meningkatkan pendidikan dan memperoleh pengalaman kerja internasional. Peserta yang terpilih juga diharapkan nantinya dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan desa setelah menyelesaikan program.

Untuk wilayah Sulawesi Tengah, kuota yang disiapkan mencapai kurang lebih 50 orang. Kabupaten Buol mendapat porsi mayoritas, yakni sekitar 80 persen dari total kuota yang tersedia untuk Sulawesi Tengah.

Jasri Butudoka menyampaikan bahwa besarnya alokasi tersebut merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemuda Buol.

“Alhamdulillah, ini adalah kesempatan luar biasa bagi anak-anak muda kita di Buol. Dari kuota Provinsi Sulawesi Tengah yang sekitar 50 orang, Kabupaten Buol berhasil mendapatkan porsi mayoritas atau kurang lebih 80 persen. Ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh putra-putri daerah kita,” ujar Jasri.

Calon peserta yang ingin mengikuti program tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya WNI, berusia 18–26 tahun, minimal lulusan SMA atau sederajat termasuk Paket C, bersedia mengikuti pelatihan online maupun offline, tidak sedang menerima beasiswa sejenis, bukan CPNS/PNS/PPPK, serta bukan anggota TNI/Polri aktif.

Khusus masyarakat desa, calon peserta harus merupakan penduduk desa setempat, aktif atau berkontribusi dalam kegiatan desa, memiliki rekomendasi resmi dari kepala desa, serta bersedia menandatangani pakta integritas.

Peserta juga diwajibkan memiliki SKCK dan kemampuan bahasa Jepang minimal JLPT N3. Bagi yang belum memiliki JLPT N3, disediakan pelatihan bahasa dan budaya Jepang sesuai ketentuan program.

Pilihan bidang pendidikan yang tersedia meliputi Bisnis dan Manajemen, Teknologi Informasi (IT), Desain, Animasi dan Manga, Perawat Kesejahteraan Sosial, serta Perhotelan, Pariwisata dan Kuliner.

Pendaftaran Batch 1 dibuka hingga 10 September 2026 dengan kuota terbatas. Program ini diharapkan menjadi salah satu jalan bagi pemuda Buol untuk memperoleh pendidikan berkualitas, pengalaman internasional, sekaligus membangun kapasitas diri yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kemajuan daerah.