IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis data melalui kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Bukal.

Kegiatan yang diinisiasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buol tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Buol dan dihadiri kepala desa se-Kecamatan Bukal, jajaran OPD, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah kecamatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol menegaskan bahwa data yang valid dan terukur menjadi pondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah, terutama di tingkat desa.

Menurutnya, Program Desa Cantik merupakan langkah strategis untuk menciptakan sistem pengelolaan data desa yang lebih akurat, terintegrasi, dan mampu mendukung kebijakan pemerintah secara tepat sasaran.

“Pembangunan yang berhasil harus dimulai dari data yang benar. Melalui program Desa Cantik, desa didorong lebih mandiri dalam mengelola data sehingga program pembangunan dapat berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati juga mengapresiasi Kecamatan Bukal yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh aparatur desa dapat mengikuti program ini secara serius agar kualitas pelayanan dan perencanaan pembangunan desa semakin meningkat.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Buol dalam laporannya menjelaskan bahwa Program Desa Cantik merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat statistik sektoral hingga ke tingkat desa.

Ia menyebut, melalui program tersebut aparatur desa akan mendapatkan pembinaan terkait tata cara pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data secara mandiri dan berstandar statistik.

Selain itu, program ini juga mendukung implementasi Satu Data Indonesia melalui sinkronisasi data desa dengan pemerintah daerah guna menghindari perbedaan maupun tumpang tindih informasi.

“Data desa yang akurat sangat penting untuk mendukung penyaluran bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, hingga pemetaan potensi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan pencanangan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Buol, BPS Kabupaten Buol, dan pemerintah kecamatan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan desa berbasis data.

Dengan dimulainya Program Desa Cantik Tahun 2026 di Kecamatan Bukal, Pemkab Buol optimistis kualitas pembangunan desa ke depan akan semakin terarah, terukur, dan sesuai kondisi riil masyarakat.