IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol terus mengupayakan penyelesaian status Asrama Mahasiswa Buol yang berada di Kota Palu. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., di Ruang Rapat Wakil Bupati, Rabu (17/06/2026).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi dan koordinasi yang sebelumnya dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Buol dan Pemerintah Kabupaten Tolitoli terkait kejelasan status aset asrama yang selama ini menjadi perhatian kedua daerah.

Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buol, Drs. Moh. Kasim, M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Perhubungan, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Plt. Kabag Pemerintahan, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam pembahasan, pemerintah daerah menyoroti sejumlah langkah strategis yang perlu segera dilakukan untuk mempercepat proses penyelesaian. Salah satu poin penting yang mengemuka adalah kebutuhan penyampaian surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Buol kepada Pemerintah Kabupaten Tolitoli sebagai dasar pembahasan lanjutan guna menemukan solusi yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menegaskan bahwa penyelesaian persoalan tersebut harus mengedepankan dialog, koordinasi yang baik, dan semangat musyawarah. Menurutnya, keberadaan asrama mahasiswa memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan dukungan pemerintah terhadap akses pendidikan generasi muda Buol yang menempuh studi di Kota Palu.

Sementara itu, Wakil Bupati Buol meminta seluruh perangkat daerah terkait segera melakukan inventarisasi serta verifikasi dokumen secara menyeluruh. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Penyelesaian status Asrama Mahasiswa Buol harus dilakukan secara hati-hati, transparan, dan melalui mekanisme yang benar. Yang terpenting, seluruh proses harus berorientasi pada kepentingan masyarakat dan mahasiswa Buol yang sedang menempuh pendidikan,” tegas Wakil Bupati.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap proses penyelesaian status asrama dapat berjalan lebih terarah, menghasilkan solusi yang adil bagi semua pihak, serta menjamin keberlangsungan fungsi asrama sebagai sarana pendukung pendidikan bagi mahasiswa asal Kabupaten Buol di Kota Palu.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat dukungan terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan yang berkelanjutan.