IniSulawesi.Com, BUOL – Upaya memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buol terus dilakukan. Pemerintah Kabupaten Buol resmi menerima 12 dokter muda peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) yang akan mengabdi selama satu tahun di sejumlah fasilitas kesehatan daerah.

Prosesi penerimaan berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Senin (15/6), dipimpin Sekretaris Daerah Moh. Yamin Rahim didampingi Direktur RSUD Mokoyurli dr. Mariati A. Ismail, MARS, serta dihadiri unsur Dinas Kesehatan, kepala puskesmas, dokter pendamping, dan pengelola program internship.

Sebanyak enam dokter ditempatkan di RSUD Mokoyurli, sementara masing-masing tiga dokter akan bertugas di UPTD Puskesmas Biau dan UPTD Puskesmas Lakea. Selama masa penugasan, para dokter akan terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas tenaga medis di daerah.

Sekretaris Daerah Moh. Yamin Rahim menyampaikan bahwa Kabupaten Buol menjadi lokasi yang tepat bagi para dokter muda untuk mengembangkan kompetensi profesional karena memiliki tantangan pelayanan kesehatan yang beragam.

Menurutnya, pengalaman bertugas di daerah akan memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kebutuhan kesehatan masyarakat, mulai dari pelayanan dasar hingga penanganan berbagai persoalan kesehatan yang menjadi perhatian pemerintah.

“Kami berharap para dokter dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Buol,” ujarnya.

Selain meningkatkan layanan kesehatan, kehadiran para dokter internship juga diharapkan dapat mendukung berbagai program prioritas daerah, termasuk percepatan penurunan angka stunting melalui pelayanan kesehatan dan edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur RSUD Mokoyurli dr. Mariati A. Ismail menegaskan bahwa masa internship merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan kompetensi seorang dokter sebelum menjalankan praktik secara mandiri.

Ia mengingatkan para peserta untuk aktif belajar dari pengalaman lapangan, menjalin komunikasi yang baik dengan tenaga kesehatan, serta memahami berbagai aspek pelayanan medis, mulai dari prosedur klinis hingga etika profesi.

Pemerintah Kabupaten Buol optimistis kehadiran 12 dokter internship ini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat sekaligus menjadi wadah pembelajaran yang berharga bagi para dokter muda dalam mengembangkan kemampuan profesional mereka.