IniSulawesi.Com, BUOL, — Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penguatan pendidikan sejak usia dini dinilai menjadi langkah strategis untuk membentuk generasi yang cerdas, kreatif, sehat, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Komitmen tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Buol pada pembukaan Gebyar PAUD Kabupaten Buol Tahun 2026 yang berlangsung di Anjungan Leok I, Kamis (15/10/2026).

Sambutan tertulis Bupati Buol dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol yang hadir mewakili bupati karena adanya agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Melalui sambutan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan kegiatan.

Penghargaan diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bunda PAUD Kabupaten Buol, para pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, panitia, serta seluruh pihak yang turut mendukung penyelenggaraan Gebyar PAUD 2026.

Menurut Bupati, kegiatan tersebut tidak seharusnya dipandang hanya sebagai ajang perlombaan atau hiburan bagi anak-anak. Lebih dari itu, Gebyar PAUD menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini dalam membangun fondasi sumber daya manusia yang berkualitas.

“Gebyar PAUD bukan sekadar ajang perlombaan atau hiburan semata, melainkan momentum penting untuk menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun fondasi SDM yang unggul, berkarakter, sehat, cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” demikian petikan sambutan Bupati Buol.

Mengusung tema “Bersinergi dan Berkolaborasi Mewujudkan PAUD Berkualitas untuk Generasi Emas Kabupaten Buol,” kegiatan ini menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan anak usia dini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah dinilai tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan satuan pendidikan, pendidik, orang tua, masyarakat, hingga dunia usaha diperlukan agar layanan PAUD semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan tumbuh kembang anak.

Dalam sambutan tersebut, terdapat lima fokus utama yang perlu menjadi perhatian bersama.

Pertama, peningkatan kompetensi, kreativitas, dan profesionalisme pendidik serta tenaga kependidikan agar pembelajaran berlangsung menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, terutama melalui pendekatan belajar sambil bermain.

Kedua, penguatan peran keluarga. Orang tua merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak, sehingga hubungan yang erat antara lingkungan rumah dan sekolah perlu terus dibangun untuk mendukung perkembangan anak secara optimal.

Ketiga, penguatan layanan PAUD Holistik Integratif, yakni pendekatan yang menghubungkan layanan pendidikan dengan kesehatan, pemenuhan gizi, perkembangan fisik dan motorik, serta perlindungan anak.

Keempat, menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, dan inklusif. Setiap anak harus memperoleh kesempatan untuk belajar dan berkembang tanpa mengalami kekerasan maupun diskriminasi.

Kelima, memperkuat pemerataan akses dan peningkatan mutu layanan PAUD. Anak-anak di wilayah perkotaan maupun pedesaan, termasuk kecamatan yang sulit dijangkau, diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa terhambat kondisi ekonomi dan geografis.

Pesan khusus juga disampaikan kepada anak-anak yang mengikuti Gebyar PAUD 2026. Mereka diajak menikmati setiap rangkaian kegiatan dengan gembira, berani tampil, serta tidak takut mencoba hal-hal baru.

“Kalian semua adalah juara karena masing-masing memiliki keistimewaan dan potensi luar biasa,” demikian pesan penutup dalam sambutan tersebut.

Melalui pelaksanaan Gebyar PAUD 2026, Pemerintah Kabupaten Buol berharap kesadaran terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini semakin kuat. Kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi dalam mempersiapkan generasi emas Kabupaten Buol pada masa mendatang.