IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol bersama pihak Universitas Tadulako (Untad) Palu menggelar rapat koordinasi secara virtual guna mematangkan rencana pelaksanaan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Kabupaten Buol. Pertemuan tersebut berlangsung melalui Zoom Meeting pada Jumat (13/3/2026).
Rapat yang berlangsung dari pukul 13.45 hingga 15.30 WITA itu dipandu oleh Sahrul Saehana selaku host dan diikuti oleh jajaran pimpinan universitas serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol.
Dari pihak Untad, rapat dihadiri antara lain Wakil Rektor I Andi Rusdin, Wakil Rektor IV Aiyen, Dekan FKIP Jamaludin Mahmud, Dekan FISIP Muh. Nawawi, Koordinator RPL Nur Sehang, Dr. Darsikin selaku Ketua Tim, Dr. Rizal, Dr. Yunus M.Si, Moh. Irfan Mufti, Muh. Nur Alamsyah, Muh. Rizky, Prof. Jamal, serta sejumlah pejabat fakultas lainnya.
Sementara dari jajaran Pemkab Buol turut hadir Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, Asisten I Setda Buol, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muhamad A. Singara, Sekretaris Dinas Dikbud, Kabid PGTK, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Dalam rapat tersebut, Wakil Rektor I Untad Andi Rusdin menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Buol dalam mendorong pelaksanaan program RPL sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.
Menurutnya, pihak universitas sangat mengapresiasi keseriusan Pemda Buol sehingga direncanakan akan ada kunjungan tim Untad ke Kabupaten Buol untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program tersebut.
“Pihak Untad sangat mendukung upaya serius dari Pemerintah Kabupaten Buol. Bahkan direncanakan akan ada kunjungan tim Untad ke Buol untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program RPL,” ungkapnya dalam rapat tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol Muhamad A. Singara menilai program RPL memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualifikasi akademik tenaga pendidik di daerah, terutama bagi guru yang belum memiliki ijazah sesuai ketentuan.
Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan siap memberikan dukungan penuh melalui proses pendataan, koordinasi, hingga fasilitasi teknis agar program tersebut dapat berjalan dengan baik.
“Program RPL ini sangat penting bagi Kabupaten Buol, terutama dalam membantu para guru dan tenaga kependidikan meningkatkan kualifikasi akademik. Kami siap mendukung penuh agar program ini segera terlaksana,” ujarnya.
Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo dalam arahannya menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan. Menurutnya, program RPL menjadi salah satu solusi strategis yang perlu segera direalisasikan.
“Kami berharap program RPL ini dapat segera dilaksanakan, mengingat kebutuhan peningkatan kualifikasi tenaga pendidik di daerah sangat mendesak. Pemda Buol siap mendukung penuh dan akan menindaklanjuti berbagai hal teknis bersama pihak Untad,” tegasnya.
Dalam sesi pemaparan, pihak universitas menjelaskan konsep dasar hingga mekanisme teknis pelaksanaan program RPL, mulai dari sistem penerimaan peserta, persyaratan administrasi, hingga tahapan pelaksanaan yang harus dipenuhi.
Sebagai tindak lanjut dari rapat tersebut, disepakati bahwa pembahasan teknis akan kembali dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri melalui pertemuan langsung antara kedua pihak, baik dengan kunjungan tim Pemkab Buol ke Palu maupun kunjungan pihak Untad ke Kabupaten Buol.
Melalui program RPL ini diharapkan masyarakat, khususnya tenaga pendidik dan aparatur di Kabupaten Buol, memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan formal melalui pengakuan pengalaman kerja dan pembelajaran yang telah dimiliki sebelumnya.

