IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Kesehatan langsung mengaktifkan respons tanggap darurat kesehatan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 yang mengguncang Kabupaten Buol pada Minggu malam (12/7/2026).
Di bawah koordinasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, apt. Gamar A. Lahamade, S.Farm., M.AP, Tim Kesehatan Dinas Kesehatan bergerak cepat pada hari pertama pascagempa, Senin (13/7/2026), dengan melakukan koordinasi bersama pemerintah daerah, puskesmas, puskesdes, rumah sakit, serta instansi terkait guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak berjalan optimal.
Langkah awal yang dilakukan adalah asesmen cepat di sejumlah lokasi terdampak untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan masyarakat, jumlah korban, kebutuhan pelayanan kesehatan, serta potensi risiko yang dapat muncul pascabencana. Hasil asesmen tersebut menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah penanganan di lapangan.
Tim kesehatan kemudian memberikan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengobatan dasar, pelayanan kegawatdaruratan, pelayanan kesehatan ibu dan anak, hingga pemantauan terhadap kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lanjut usia. Tim juga menyiapkan mekanisme rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Selain pelayanan medis, Dinas Kesehatan Kabupaten Buol turut melaksanakan kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit melalui surveilans kesehatan, pemantauan penyakit menular, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengawasan sanitasi lingkungan, serta pendistribusian obat-obatan, bahan medis habis pakai, dan logistik kesehatan sesuai kebutuhan di lapangan.
Sebagai bagian dari respons krisis kesehatan, Dinas Kesehatan juga melakukan koordinasi kewilayahan dengan seluruh puskesmas dan puskesdes di wilayah terdampak bencana untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan seluruh kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara cepat dan tepat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, apt. Gamar A. Lahamade, S.Farm., M.AP, menegaskan bahwa seluruh jajaran Dinas Kesehatan akan terus siaga selama masa tanggap darurat. Menurutnya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi prioritas utama agar dampak kesehatan akibat bencana dapat diminimalkan dan proses pemulihan berlangsung dengan baik.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terpadu, cepat, tepat, dan berkesinambungan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat serta mendukung percepatan pemulihan kondisi kesehatan pascagempa.

