IniSulawesi.Com, Gorontalo Utara – Komitmen dalam mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting diwujudkan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Tematik XXX Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) Tahun 2026 melalui penyelenggaraan sosialisasi bertema “Sadar Gizi Sejak Dini, Wujudkan Anak Sehat Tanpa Stunting” yang dirangkaikan dengan cek kesehatan gratis dan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Alata Karya, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Alata Karya ini merupakan hasil kolaborasi antara Mahasiswa KKD Tematik XXX UMGO, Pemerintah Desa Alata Karya, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, Puskesmas Molinggapoto, serta Karang Taruna Desa Alata Karya. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bukti bahwa persoalan kesehatan masyarakat, khususnya stunting, memerlukan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.
Koordinator Desa (Kordes) KKD Tematik XXX UMGO Desa Alata Karya, Najmi Ilma Fajriah, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pelayanan kesehatan sesaat, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi yang baik sejak dini sebagai investasi bagi masa depan anak.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para orang tua, mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola hidup sehat, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pencegahan stunting harus dimulai dari edukasi dan kepedulian bersama agar lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ungkap Najmi.
Dalam sesi sosialisasi, masyarakat memperoleh edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang tepat, kesehatan ibu dan anak, serta pemantauan tumbuh kembang balita sebagai langkah nyata mencegah stunting sejak dini. Sementara itu, layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya serta memperoleh penanganan awal tanpa dipungut biaya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara dan Puskesmas Molinggapoto memberikan pelayanan kesehatan secara profesional, sedangkan mahasiswa KKD berperan aktif dalam mengedukasi, mendampingi peserta, serta memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKD Tematik XXX Universitas Muhammadiyah Gorontalo berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya gizi, pemeriksaan kesehatan, dan pencegahan stunting, diharapkan Desa Alata Karya mampu melahirkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

