IniSulawesi.Com, BUOL — Kebakaran lahan kembali terjadi di Desa Bungkudu, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Hingga Kamis (3/9/2026), petugas mencatat sedikitnya tujuh titik api dengan luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai hampir 5 hektare.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena upaya pemadaman menghadapi kendala keterbatasan sarana dan prasarana. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni, mengungkapkan bahwa armada pemadam kebakaran milik daerah saat ini mengalami kerusakan.

“Laporan Desa Bungkudu, Kecamatan Bukal, kebakaran hampir lima hektare. Mobil pemadam kami mengalami kerusakan,” ujar Kachfi.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan keterbatasan peralatan. Karena itu, ia berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat memberikan dukungan armada, baik kendaraan pemadam kebakaran maupun mobil tangki air.

“Mohon Pak Gubernur dan Kalak BPBD Provinsi, walaupun mobil setengah tua, bantu kami di Buol. Kami kekurangan sarana dan prasarana,” pintanya.

Di tengah keterbatasan tersebut, upaya pemadaman tetap dilakukan secara bersama-sama. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Buol bersama jajaran Polres Buol, Polsek Bokat, Bag Ops, serta personel lainnya turun ke lokasi menggunakan kendaraan water cannon dan mobil tangki untuk mengendalikan kobaran api.

Kachfi menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, personel TRC, pemerintah desa, serta masyarakat Bungkudu dan desa-desa sekitar yang ikut membantu proses penanganan kebakaran.

Meski api belum sepenuhnya padam, sejumlah titik api dilaporkan mulai berkurang setelah dilakukan pemadaman bersama.

“Walaupun api belum padam, setidaknya titik api sudah berkurang. Insyaallah besok kita lebih bekerja sama untuk memadamkan api tersebut,” katanya.

Kondisi ini sekaligus menjadi peringatan bahwa penanganan kebakaran lahan di Buol membutuhkan dukungan peralatan yang memadai. Dengan jumlah titik api yang mencapai tujuh lokasi dan luasan terbakar hampir lima hektare, kecepatan respons menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas ke wilayah lainnya.

BPBD Buol berharap dukungan armada dari pemerintah provinsi dapat segera diberikan, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih optimal.