IniSulawesi.Com, Buol — Pemerintah Kabupaten Buol secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII Tingkat Kabupaten Buol Tahun 2025 pada Sabtu malam (13/12/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Kwalabesar, Kecamatan Paleleh, ini akan berlangsung hingga 18 Desember 2025 dan menjadi agenda keagamaan strategis dua tahunan di daerah tersebut.

Pembukaan MTQ berlangsung dalam suasana religius dan semarak. Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan seni budaya daerah, dilanjutkan pengibaran Sang Merah Putih dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta penyampaian laporan dan sambutan dari unsur penyelenggara. Prosesi pembukaan secara simbolis ditandai dengan penyerahan piagam MTQ dari Camat Biau kepada Bupati Buol, disusul pengibaran bendera LPTQ yang diiringi Hymne dan Mars MTQ.

Camat Paleleh, Lukman, S.Pt., dalam laporannya menyampaikan bahwa kepercayaan menjadikan Kecamatan Paleleh sebagai tuan rumah merupakan amanah besar yang dijalankan melalui sinergi pemerintah daerah, panitia, LPTQ, serta partisipasi aktif masyarakat. Ia berharap MTQ ini dapat berjalan tertib dan memberi dampak positif bagi pembinaan keagamaan di tingkat lokal.

MTQ ke-XII mengangkat tema “Membumikan Al-Qur’an untuk Mewujudkan Insan Agamis Menuju Buol Hebat.” Sebanyak 11 kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Buol turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Selain arena utama di Lapangan Sepak Bola Desa Kwalabesar, sejumlah cabang lomba juga digelar di Desa Dutuno dan Paleleh. Cabang yang dipertandingkan mencakup Tilawah, Hifzhil, Tafsir, Khattil Qur’an, Fahmil Qur’an dan Cerdas Cermat Islami, Syarhil Qur’an, serta penulisan Makalah Ilmiah Al-Qur’an.

Ketua LPTQ Kabupaten Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., menegaskan bahwa MTQ merupakan media pembinaan yang berkelanjutan, tidak sekadar ajang perlombaan. Ia menyebutkan, MTQ berperan penting dalam memperkuat syiar Islam, meningkatkan kualitas SDM Qur’ani, serta membangun persaudaraan antarwilayah. Ia juga mengingatkan Dewan Hakim agar menjunjung tinggi prinsip profesionalitas dan objektivitas dalam proses penilaian.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, Dr. Nurkhairil, M.Ag., menilai MTQ sebagai bagian dari upaya kolektif membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menyampaikan bahwa seluruh peserta MTQ ke-XII merupakan putra-putri asli Kabupaten Buol, sebuah kebijakan yang dinilai efektif dalam mendorong lahirnya generasi Qur’ani berbasis potensi lokal.

Dalam arahannya, Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, M.M., mengajak para peserta untuk menjadikan MTQ sebagai ruang belajar dan pembinaan diri. Menurutnya, esensi MTQ tidak semata terletak pada hasil akhir, melainkan pada proses menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Bupati juga menegaskan pentingnya integritas Dewan Hakim agar pelaksanaan MTQ berlangsung adil dan bebas dari kepentingan apa pun.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam pembinaan generasi Qur’ani, di antaranya melalui rencana pemberangkatan ibadah umrah bagi satu orang kafilah dan satu orang dewan juri pada tahun 2026, serta dukungan pendidikan bagi peserta berprestasi melalui pendanaan APBD.

Pembukaan MTQ ke-XII ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buol, Ketua DPRD Kabupaten Buol Ryan Nathaniel Kwendy, Kapolres Buol AKBP Irwan, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, Kepala Kejaksaan Negeri Buol Regie Komara N.A., S.H., M.H., Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., pimpinan OPD, para camat, lurah, kepala desa, serta seluruh kafilah dari 11 kecamatan.

Dengan dimulainya MTQ ke-XII Kabupaten Buol Tahun 2025, rangkaian perlombaan dan pembinaan keagamaan diharapkan mampu memperkuat nilai religiusitas, kebersamaan, serta melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya saing dan berkarakter di Kabupaten Buol.