IniSulawesi.Com, Buol — Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025, Minggu (21/12/2025) di Kabupaten Buol dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat nilai gotong royong sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan bahwa kesetiakawanan sosial harus diwujudkan dalam aksi nyata yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir DJ. Daimaroto, SH., MH, yang hadir mewakili Bupati Buol, menegaskan bahwa HKSN merupakan pengingat nilai-nilai luhur kebersamaan di tengah tantangan zaman.
“Mari kita jadikan semangat kesetiakawanan ini sebagai gaya hidup, bukan sekadar slogan. Kesetiakawanan adalah perekat yang menjaga keutuhan kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak sektor swasta, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi aktif bersama pemerintah daerah dalam menggerakkan aksi sosial yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buol, Asmayudin Gontjing, SP, melaporkan bahwa rangkaian peringatan HKSN 2025 telah berlangsung sejak 19 Desember 2025. Berbagai agenda digelar dengan fokus pada penguatan ekonomi sosial, di antaranya bazar produk karya penyandang disabilitas sebagai sarana promosi dan peningkatan pendapatan, aksi bakti sosial bersih lingkungan, senam kebugaran lansia, serta lomba-lomba persahabatan antar pilar sosial yang melibatkan TKSK, Tagana, dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, pada momentum tersebut dilakukan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat (KPM). Bantuan tersebut meliputi Bantuan ATENSI dari Kementerian Sosial RI melalui Sentra Nipotowe Palu berupa paket kebutuhan dasar dan alat bantu bagi penyandang disabilitas, seperti kursi roda elektrik, kursi roda standar, serta tongkat kaki tiga.
Selain itu, disalurkan pula Bantuan Kearifan Lokal kepada empat sanggar seni di Kabupaten Buol sebagai upaya melestarikan seni budaya tradisional sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis budaya. Melalui dukungan APBD Kabupaten Buol, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan alat musik untuk Kelompok Keserasian Sosial, paket sembako bagi lanjut usia, serta alat bantu fisik bagi penyandang disabilitas.
Rangkaian HKSN 2025 ditutup dengan pertunjukan seni budaya daerah yang menampilkan tarian dan busana adat Suku Buol, mencerminkan identitas, kewibawaan, dan warisan luhur yang terus dijaga di tengah arus modernisasi.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ibu Wakil Bupati Buol Ny. Zakiah Mahmud Daimaroto, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Buol Wayan Gara, S.Sos., M.KM., perwakilan Forkopimda, para kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta relawan sosial. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun kesejahteraan sosial yang inklusif dan berorientasi pada kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Buol.

