IniSulawesi.Com, BUOL – Bupati Buol Risharyudi Triwibowo meresmikan Gereja Katolik Gereja St. Yohanes Don Bosco Buol yang berlokasi di Jalan Bukit Tontoyon, Kelurahan Leok I, Selasa (28/4/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan rumah ibadah tersebut bagi umat Katolik di Kabupaten Buol.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Buol Ryan Nathalie Kwendy, Uskup Benedictus E. R. Untu, Pastor Paroki Paroki St. Thomas Modo Buol RD. Jufri Anthonius Dotulong, Kepala Dinas PMD Buol Arfandi Wehantow, Moh. Kasim Ali, serta jajaran undangan dan jemaat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas berdirinya gereja baru tersebut sebagai bagian penting dalam memperkuat kehidupan keagamaan di daerah. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan hingga gereja dapat difungsikan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Buol, kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak, baik panitia, umat, maupun masyarakat yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan gereja ini,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Ketua DPRD Buol beserta keluarga atas dukungan nyata dalam pembangunan gereja tersebut.
Menurut Bupati, kehadiran Gereja St. Yohanes Don Bosco menjadi solusi atas keterbatasan fasilitas ibadah umat Katolik di wilayah perkotaan Buol.

Dengan adanya gereja baru ini, umat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa gereja bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga pusat pembinaan iman dan penguatan nilai-nilai sosial. Dari tempat ini diharapkan lahir generasi yang memiliki kekuatan spiritual serta kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Buol. Ia menyebut, keberadaan gereja ini menjadi simbol nyata bahwa kehidupan beragama di Buol berjalan harmonis.

“Perbedaan adalah keniscayaan, tetapi persatuan adalah komitmen yang harus terus kita rawat bersama. Buol adalah rumah bagi semua umat beragama,” tegasnya.

Selain itu, nilai-nilai keteladanan Yohanes Don Bosco yang dikenal peduli terhadap pendidikan dan generasi muda diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya saing.

Menutup sambutannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kebebasan beragama serta menciptakan suasana aman dan damai bagi seluruh masyarakat.

Acara berlangsung penuh khidmat dan sukacita, ditutup dengan penandatanganan prasasti serta doa bersama sebagai ungkapan syukur atas diresmikannya gereja tersebut.