IniSulawesi.Com, Lamadong Satu – Sabtu (14/02/2026) Insiden ternak sapi yang berkeliaran dan merusak tanaman warga kembali terjadi di Desa Lamadong Satu. Peristiwa ini bukan yang pertama kali, dan dinilai sudah berulang sehingga memicu keresahan di kalangan petani setempat.

Seorang warga bernama Wawan mengaku tanaman jagung miliknya yang baru beberapa bulan ditanam habis dirusak gerombolan sapi yang masuk ke area kebunnya. Akibat kejadian tersebut, sebagian besar tanaman jagung yang diharapkan menjadi sumber penghasilan keluarga mengalami kerusakan parah.

“Jagung baru beberapa bulan saya tanam. Tiba-tiba habis dimakan sapi. Kami petani kecil sangat dirugikan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Menurut keterangan warga sekitar, sapi-sapi tersebut kerap terlihat dilepas bebas tanpa pengawasan dan masuk ke lahan pertanian masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti siapa pemilik ternak yang diduga menjadi penyebab kerusakan tersebut.

Warga berharap pemerintah desa bersama aparat terkait segera turun tangan melakukan penertiban dan penelusuran pemilik ternak. Mereka menilai, jika tidak ada tindakan tegas, kejadian serupa akan terus berulang dan merugikan petani.

Selain itu, masyarakat meminta aturan yang sudah ada dijalankan sesuai prosedur yang lebih jelas dan pengawasan harus lebih ketat terhadap ternak yang dilepasliarkan, guna menjaga ketertiban serta melindungi hasil pertanian warga.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya tanggung jawab pemilik ternak dalam menjaga hewan peliharaannya agar tidak merugikan pihak lain. Warga Lamadong Satu kini menunggu langkah konkret dari pihak berwenang untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara adil dan tegas.

Sampai berita ini Diturunkan, belum diketahui siapa pemilik sapi yang berkeliaran merugikan masyarakat petani.