IniSulawesi.Com, Buol, – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kecamatan Paleleh dengan fokus pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Forum ini mencatat total 1.173 usulan dari 11 kecamatan melalui aplikasi SIPD-RI, di mana Paleleh menyumbang 115 kegiatan prioritas.
Secara makro, daerah mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 2,54 persen dan penurunan gini ratio menjadi 0,231. Meski demikian, tantangan pembangunan masih cukup berat, terutama angka kemiskinan yang berada di 13,08 persen dan prevalensi stunting yang masih mencapai 36,9 persen di tingkat kabupaten.
Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin tahunan. Ia meminta seluruh perangkat daerah menyusun program yang terukur, tepat sasaran, serta berorientasi pada hasil nyata.
“Anggaran harus dikelola secara disiplin dan efisien. Belanja daerah wajib diarahkan pada sektor produktif dan program yang langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya dukungan terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, layanan cek kesehatan gratis, penguatan ketahanan pangan, serta pengendalian inflasi. Menurutnya, keberhasilan daerah dalam menjalankan program nasional akan berdampak langsung pada besaran dana transfer dari pemerintah pusat.
Selain mendukung agenda nasional, Pemerintah Kabupaten Buol menjalankan sejumlah program strategis daerah, di antaranya Program Buol Terang untuk memperluas akses listrik, penguatan sumber daya manusia melalui PSDKU dengan program studi PGSD dan Administrasi Pemerintahan, serta pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) “Buol Hebat” yang telah memulai kerja sama pelatihan vokasi dan magang ke Jepang.
Musrenbang Kecamatan Paleleh ditutup dengan desk pembahasan usulan program sebagai bahan penyempurnaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Buol Tahun 2027. Pemerintah daerah berharap forum ini mampu melahirkan perencanaan yang responsif, terukur, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat demi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Buol.

