IniSulawesi.Com, Buol,– Wakil Bupati Kabupaten Buol menegaskan pentingnya disiplin pengelolaan anggaran dan penyelarasan program daerah dengan kebijakan nasional saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang dilaksanakan di Kecamatan Bunobogu, Senin (2/3/2026).

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa kondisi fiskal ke depan menuntut pemerintah daerah untuk lebih selektif dan bertanggung jawab dalam menyusun program. Ia menegaskan, setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan difokuskan pada belanja produktif.

“Tidak boleh ada pemborosan. Anggaran harus tepat sasaran dan berdampak nyata. Kita harus mengurangi kegiatan yang kurang prioritas dan menguatkan program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya integrasi program daerah dengan prioritas nasional, seperti program makan bergizi gratis, penguatan Koperasi Merah Putih, sekolah rakyat, cek kesehatan gratis, penguatan ketahanan pangan, serta pengendalian inflasi. Menurutnya, keseriusan daerah dalam mendukung agenda nasional akan berpengaruh terhadap peningkatan kepercayaan dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Wakil Bupati turut memaparkan sejumlah program strategis daerah yang menjadi fokus tahun 2027, yakni program Buol Terang untuk memperluas akses listrik hingga ke desa-desa, pengembangan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSPKU) guna memperluas akses pendidikan tinggi, serta penguatan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan menekan angka pengangguran.

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menjadikan data sebagai dasar perencanaan, terutama dalam menghadapi tantangan pertumbuhan ekonomi yang masih berada di angka 3,1 persen, tingkat kemiskinan 13,8 persen, dan prevalensi stunting 36,9 persen.

“Perencanaan tidak boleh normatif. Harus berbasis data dan hasil evaluasi. Target kita jelas, kesejahteraan masyarakat meningkat dan persoalan mendasar seperti stunting dan pengangguran bisa ditekan secara signifikan,” ujarnya.

Melalui Musrenbang di Kecamatan Bunobogu ini, Wakil Bupati berharap seluruh usulan masyarakat benar-benar terakomodasi secara terukur dan realistis dalam dokumen RKPD 2027, sehingga pembangunan Kabupaten Buol berjalan lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.