Inisulawesi.Com, MOROWALI UTARA – Tokoh muda Desa Korololaki, Melky Sem Dumpaku, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Kepala Desa Korololaki pada pemilihan kepala desa periode 2026–2034. Dengan membawa semangat perubahan dan pembangunan berkelanjutan, Melky mengusung visi besar membangun desa berbasis konsep HARMONI. Sabtu (14/3/2026).
Konsep HARMONI yang diusung Melky merupakan akronim dari Humanis, Aman, Religius, Modern, Optimis, Nyaman, dan Inklusif, yang menurutnya menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola desa yang maju sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan gotong royong.
Melky menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara soal fisik dan infrastruktur, tetapi juga bagaimana menciptakan kehidupan sosial yang rukun, adil, dan saling mendukung di tengah masyarakat.
“Desa yang maju harus dibangun dengan kebersamaan. Karena itu kami mengusung semangat HARMONI agar seluruh masyarakat dapat merasakan pelayanan dan pembangunan yang adil, merata, serta penuh kebersamaan,” ujar Melky.
Dalam programnya, Melky berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan tanpa diskriminasi, sekaligus memperkuat sistem keamanan lingkungan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan unsur pemuda.
Ia juga menaruh perhatian besar pada penguatan nilai-nilai religius melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang menjadi perekat sosial masyarakat.
Di bidang tata kelola pemerintahan desa, Melky merencanakan penerapan digitalisasi administrasi desa melalui konsep Smart Village, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Sementara di sektor ekonomi, Melky menilai pemberdayaan pemuda dan pelaku UMKM merupakan kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program pengembangan usaha produktif, pelatihan keterampilan, serta penguatan akses ekonomi menjadi bagian dari strateginya.
Selain itu, pembangunan infrastruktur desa, pengelolaan lingkungan yang bersih, serta penataan ruang desa yang nyaman juga menjadi prioritas guna menciptakan lingkungan yang layak dan mendukung aktivitas masyarakat.
Melky menegaskan bahwa pembangunan desa harus bersifat inklusif, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas dalam proses perencanaan hingga pengambilan keputusan desa.
Dengan mengusung slogan “Bersatu Dalam Perbedaan, Bersama Menuju Kemajuan,” Melky berharap masyarakat Desa Korololaki dapat bersatu membangun desa menuju masa depan yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

