IniSulawesi.Com, Buol, – Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kesiapan Balai Latihan Kerja (BLK) Buol Hebat. Upaya tersebut ditandai dengan rampungnya distribusi sarana dan prasarana pelatihan yang kini siap menunjang peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal.
Utusan Khusus bidang BLK Buol Hebat, Jasri Butudoka, Selasa (07/04/2026), menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap bersaing di dunia kerja.
Menurutnya, BLK Buol Hebat diharapkan menjadi pusat pengembangan keterampilan yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Buol di bawah kepemimpinan Bupati H. Risharyudi Triwibowo dan Wakil Bupati Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto menegaskan pentingnya konsep pelatihan yang terintegrasi dengan penempatan kerja.
Pendekatan ini dikenal dengan prinsip training and placement, yang memastikan lulusan pelatihan memiliki akses terhadap peluang kerja.
Selain itu, penerapan prinsip the right man in the right place juga menjadi perhatian, guna memastikan tenaga kerja ditempatkan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
Secara fisik, fasilitas BLK Buol Hebat telah lengkap, mulai dari gedung workshop, asrama peserta, ruang instruktur, kantor operasional, hingga area praktik alat berat. Seluruh peralatan pelatihan juga telah tersedia di lokasi sebagai bagian dari kesiapan operasional awal.
Meski demikian, operasional penuh BLK masih menunggu penyelesaian regulasi. Pemerintah daerah saat ini tengah merampungkan Peraturan Bupati terkait pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) serta struktur organisasi dan tata kerja.
Sejumlah aspek teknis juga terus dipersiapkan, seperti penempatan tenaga pengelola dan instruktur, penyusunan dokumen operasional, pengembangan program pelatihan berbasis kompetensi, serta dukungan anggaran.
Untuk menjaga keamanan fasilitas, pengawasan dilakukan oleh Satpol PP selama 24 jam. Sementara itu, dukungan teknologi juga mulai disiapkan melalui penyediaan akses internet gratis di kawasan BLK oleh Dinas Komunikasi dan Informatika, yang juga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar dalam batas tertentu.
Pemerintah daerah turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga fasilitas BLK sebagai aset bersama yang akan menjadi penopang masa depan tenaga kerja di Buol.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, BLK Buol Hebat diharapkan segera beroperasi dan menjadi pusat pelatihan unggulan yang mampu melahirkan tenaga kerja profesional dan berdaya saing, baik di tingkat daerah maupun nasional.

