IniSulawesi.Com, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol terus berupaya meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial melalui evaluasi menyeluruh terhadap peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) yang berstatus nonaktif. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, pada Selasa (21/4/2026) di Ruang Rapat Wakil Bupati.

Rapat evaluasi ini turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buol Asmayudin Gontjing, jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buol yang dipimpin Edwin Jurnalis, serta para pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dari seluruh wilayah di Kabupaten Buol. Hadir pula Sekretaris Dinas Sosial, Sulastri, bersama unsur terkait lainnya.
Fokus utama pembahasan adalah pelaksanaan ground check atau pengecekan langsung di lapangan guna memastikan kesesuaian data penerima bantuan dengan kondisi riil masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir kesalahan data sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa kualitas data menjadi fondasi utama keberhasilan program bantuan sosial. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, khususnya peran aktif para pendamping PKH dalam melakukan pembaruan data secara berkelanjutan.

“Validasi data harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Ini penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial menyampaikan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi bahan perbaikan sistem pendataan di tingkat daerah, sekaligus menjadi dasar rekomendasi kebijakan kepada pemerintah pusat terkait penetapan peserta PBI JKN.

Melalui langkah ini, Pemkab Buol menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola data sosial yang lebih akurat, transparan, dan bertanggung jawab, demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.