IniSulawesi.Com, Buol – Kepolisian Resor (Polres) Buol menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Keselamatan Tinombala 2026” di halaman Mapolres Buol, Senin (02/02/2026).
Apel ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Buol, Kompol Dewa Nyoman Sujendra, S.H., mewakili Kapolres Buol.
Dalam pelaksanaannya, pimpinan apel melakukan pemeriksaan pasukan serta penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel TNI, Satlantas, Sat Samapta, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan sebagai simbol dimulainya Operasi Keselamatan Tinombala 2026.
Apel Gelar Pasukan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buol dan instansi terkait, di antaranya Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., perwakilan Ketua DPRD Kabupaten Buol, Pabung Kodim 1305/BT, perwakilan Kejaksaan Negeri Buol, perwakilan Pengadilan Negeri Buol, Danposal Buol, Kepala Lapas Kelas III Leok, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buol, para Pejabat Utama (PJU) dan Perwira Polres Buol, pimpinan OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Kabag Ops Polres Buol membacakan amanat tertulis Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Operasi Keselamatan Tinombala 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.
Operasi tahun ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat.” Berdasarkan hasil evaluasi, Polda Sulawesi Tengah mencatat tren positif dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Pada pelaksanaan Operasi Lilin Tinombala 2025, jumlah kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan dari 55 kejadian menjadi 53 kejadian. Sementara itu, korban meninggal dunia menurun signifikan sebesar 58,33 persen, dari 12 jiwa menjadi 5 jiwa,” ujar Kompol Dewa Nyoman Sujendra saat membacakan amanat Kapolda.
Secara keseluruhan, Operasi Keselamatan Tinombala 2026 melibatkan 1.020 personel, dengan 821 personel di antaranya berasal dari Polres dan Polresta jajaran. Operasi ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, yang didukung penegakan hukum berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile.
Menutup rangkaian apel, Kabag Ops Polres Buol menegaskan delapan poin instruksi kepada seluruh personel, salah satunya terkait komitmen menjaga integritas dan profesionalisme dalam bertugas.
“Laksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas. Hindari segala bentuk pungutan liar serta praktik KKN yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat. Jadikan tugas ini sebagai ladang amal ibadah,” tegasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Tinombala 2026, Polres Buol berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, tidak semata karena penegakan hukum, melainkan sebagai kebutuhan bersama demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, khususnya dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

