IniSulawesi.Com, BUOL – Dinas Sosial Kabupaten Buol memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai seorang warga lanjut usia di Kecamatan Paleleh yang disebut dicoret dari daftar penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
Pihak Dinas Sosial menjelaskan bahwa proses penentuan kelayakan penerima bantuan sosial tidak dilakukan secara sepihak. Tahapan tersebut melalui mekanisme ground check atau verifikasi lapangan yang melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) bersama pendamping PKH.
Dalam proses tersebut, terdapat sejumlah pertanyaan yang diajukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jawaban yang diberikan menjadi dasar dalam penilaian kondisi sosial ekonomi, yang kemudian berpengaruh pada status kelayakan sebagai penerima bantuan.
“Perlu diketahui bahwa pelaksanaan ground check merupakan kewenangan BPS bersama pendamping PKH. Sementara penentuan desil atau tingkat kesejahteraan sepenuhnya menjadi kewenangan BPS,” jelas pihak Dinas Sosial.
Lebih lanjut, Dinas Sosial juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menyikapi kemungkinan adanya ketidaksesuaian data di lapangan. Bupati Buol telah menginstruksikan agar dilakukan perbaikan dan pemutakhiran data kesejahteraan sosial secara mandiri melalui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Langkah ini sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kesejahteraan Sosial Tahun 2025 di Luwuk, yang menekankan pentingnya akurasi data untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Dinas Sosial Kabupaten Buol pun berkomitmen akan segera melaksanakan perbaikan data sesuai jadwal program yang telah ditetapkan, guna meminimalisir terjadinya anomali atau ketidaktepatan data penerima bantuan.
Masyarakat diimbau untuk tetap proaktif melaporkan jika terdapat ketidaksesuaian data, sehingga proses evaluasi dapat dilakukan secara berkelanjutan dan transparan.
Dengan adanya perbaikan data yang berkesinambungan, diharapkan penyaluran bantuan sosial ke depan dapat lebih tepat sasaran dan dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

