IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat langkah strategis di sektor pertanian melalui gerakan percepatan tanam di lokasi cetak sawah rakyat. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Diat, Kecamatan Bukal, Kamis (9/4/2026), sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pangan daerah.

Program percepatan tanam tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional penanaman serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 16 provinsi. Kegiatan ini juga mendapat perhatian pemerintah pusat, ditandai dengan keterlibatan Wakil Menteri Pertanian yang mengikuti jalannya kegiatan secara virtual.

Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir DJ Daimaroto, SH., MH., hadir langsung di lokasi bersama jajaran pemerintah daerah, unsur DPRD, serta perwakilan dari instansi vertikal dan aparat keamanan. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buol beserta anggota, Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si. selaku Direktur Wilayah Sulawesi Tengah sekaligus Kepala BRMS Sulteng, Asisten II Sekretariat Daerah, jajaran TNI, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta masyarakat petani setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa percepatan tanam di lahan cetak sawah rakyat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret untuk menjaga stabilitas pangan daerah. Ia optimistis Desa Diat dapat berkembang menjadi kawasan produksi padi unggulan dengan dukungan riset dan pendampingan teknis yang berkelanjutan.

“Pemanfaatan lahan baru harus diiringi dengan penguatan teknologi dan pendampingan lapangan. Ini menjadi kunci agar hasil produksi bisa optimal sejak musim tanam pertama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Dr. Moh. Amin, S.Pi., M.Si., yang turut memimpin gerakan tanam serentak, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani. Menurutnya, lahan cetak sawah rakyat di Buol memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pangan baru di Sulawesi Tengah.
Dukungan teknis dari tim BRMP juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas budidaya, sehingga lahan yang baru dicetak dapat langsung produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini ditandai dengan penanaman padi secara simbolis oleh para pejabat dan petani, yang disambut antusias masyarakat Desa Diat. Semangat kebersamaan tersebut menjadi indikator kuat bahwa program ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap percepatan tanam tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu mendorong kesejahteraan petani serta memperkuat posisi daerah sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.