IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kesehatan. Hal ini ditandai dengan pelantikan pengurus Forum Komunikasi Profesi Kesehatan (FKPK) Kabupaten Buol periode 2026–2031 yang berlangsung di Hotel Surya Wisata, Minggu (26/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Buol, Moh. Rizal Naukoko, yang mewakili Bupati Buol. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa keberadaan FKPK menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan keluarga.
Membacakan sambutan Bupati, Rizal menegaskan bahwa FKPK diharapkan mampu menjadi wadah kolaboratif bagi berbagai profesi untuk menjawab tantangan kesehatan yang semakin kompleks. Menurutnya, isu seperti stunting, pola asuh, hingga ketahanan ekonomi keluarga membutuhkan pendekatan lintas disiplin yang terintegrasi.

“Melalui forum ini, kita ingin menyatukan langkah dan persepsi seluruh profesi yang berkaitan dengan kesehatan keluarga, sehingga edukasi dan pendampingan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Dalam arahannya, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi fokus bagi pengurus FKPK yang baru dilantik. Di antaranya adalah pentingnya membangun sinergi lintas sektor tanpa sekat profesi, mempercepat upaya penurunan stunting melalui edukasi gizi dan pola asuh, serta mendorong lahirnya inovasi program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Rizal juga menambahkan bahwa Dinas P2KB siap membuka ruang koordinasi seluas-luasnya bagi FKPK dalam menjalankan program kerja ke depan. Ia berharap kepengurusan baru dapat segera melakukan konsolidasi dan merumuskan langkah konkret yang selaras dengan visi pembangunan daerah.

“Jangan berhenti pada pelantikan semata. FKPK harus segera bergerak menyusun program yang berdampak nyata bagi terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKPK Sulawesi Tengah, Prof. Dr. dr. Ketut Suarayasa, M.Kes., M.H., dalam arahannya secara virtual menegaskan bahwa pelantikan FKPK Kabupaten Buol merupakan momentum penting dalam memperluas gerakan organisasi hingga ke tingkat daerah.

Ia menyebut Kabupaten Buol sebagai daerah pertama di Sulawesi Tengah yang membentuk kepengurusan FKPK di tingkat kabupaten, sehingga menjadi tonggak awal penguatan jaringan profesi kesehatan berbasis kolaborasi.
“Ini bukan sekadar pelantikan, tetapi awal dari gerakan bersama untuk memperkuat nilai kebangsaan dan pengabdian profesi di tengah masyarakat,” ujarnya melalui sambungan Zoom.

Dengan terbentuknya FKPK Kabupaten Buol, diharapkan koordinasi antarprofesi semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di Bumi Pogogul.