IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol menunjukkan komitmen serius dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui percepatan implementasi program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Hal ini ditandai dengan pertemuan strategis antara Bupati Buol bersama Tim Pengelola Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang difokuskan pada penyederhanaan mekanisme pendaftaran mahasiswa.

Dalam pertemuan tersebut, aspek teknis menjadi perhatian utama, khususnya terkait kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Program RPL dinilai sebagai solusi inovatif karena memberikan pengakuan atas pengalaman kerja dan pelatihan yang telah dimiliki peserta.

Melalui skema ini, pengalaman profesional baik di sektor pemerintahan maupun swasta, serta pelatihan nonformal yang relevan, dapat dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS). Dengan demikian, peserta dapat menempuh pendidikan tinggi dalam waktu yang lebih singkat dan efisien.

Bupati Buol dalam arahannya menegaskan pentingnya transparansi informasi dan pelayanan administrasi yang cepat serta tidak berbelit. Ia meminta seluruh tim PSDKU memastikan tidak ada hambatan birokrasi yang menghalangi masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi.

Program ini secara khusus menyasar aparatur desa dan pegawai yang telah memiliki pengalaman kerja, namun belum memiliki kesempatan meraih gelar akademik. Pemerintah daerah berharap kelompok ini dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme.

Akselerasi program RPL ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Buol. Pemerintah bersama Tim PSDKU juga akan mengintensifkan sosialisasi hingga ke tingkat desa guna memastikan informasi tersampaikan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pendaftaran program RPL dijadwalkan segera dibuka dalam waktu dekat, seiring dengan kesiapan sistem dan perangkat pendukung yang tengah dimatangkan