IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol memastikan seluruh persiapan pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 1447 H/2026 M telah memasuki tahap akhir. Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi final yang digelar di Ruang Asisten I Sekretariat Daerah, dipimpin oleh Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat dan dihadiri Wakil Bupati Buol bersama unsur terkait.

Rapat tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, Dinas Perhubungan, Dinas PPKAD, hingga unsur pengamanan dari Polres Buol dan Satpol PP. Kolaborasi ini difokuskan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan pelayanan terhadap jemaah berjalan optimal.

Wakil Bupati Buol dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi aktif antar perangkat daerah hingga hari keberangkatan. Ia menekankan bahwa pelayanan kepada jemaah haji harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Seluruh proses harus dipastikan berjalan lancar, aman, dan nyaman. Kita ingin para jemaah dapat beribadah dengan tenang sejak keberangkatan hingga kembali ke daerah,” ujarnya.

Dari sisi teknis, pemerintah daerah telah menyiapkan 23 unit kendaraan dinas untuk mendukung mobilisasi jemaah. Armada ini akan digunakan dalam proses antar-jemput guna menjamin ketepatan waktu dan keamanan perjalanan menuju titik keberangkatan.

Sementara itu, pihak Polres Buol bersama Satpol PP menyatakan kesiapan penuh dalam melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas, khususnya di lokasi-lokasi yang menjadi titik kumpul jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol melaporkan bahwa jumlah jemaah yang akan diberangkatkan tahun ini sebanyak 84 orang, tergabung dalam Kloter 12 Embarkasi Balikpapan untuk wilayah Sulawesi Tengah. Ia juga memastikan bahwa kesiapan administrasi dan dokumen jemaah telah mencapai 99 persen.

Dengan rampungnya rapat koordinasi ini, seluruh pihak terkait diharapkan berada dalam kondisi siaga penuh, sehingga proses pemberangkatan jemaah haji asal Buol dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh khidmat.