IniSulawesi.Com, TOLITOLI – Tim pelaksana Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Pendanaan 2026 yang diketuai Fatmah melaksanakan Pelatihan Manajemen Pemasaran Digital dan Penggunaan Website Pemasaran SIPTANI Mutiara bagi Kelompok Tani Mutiara Tani di Kelurahan Tambun, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Program bertema “Pendampingan Pemasaran Hasil Pertanian Berbasis Digital pada Kelompok Tani Mutiara Tani di Kelurahan Tambun Kabupaten Tolitoli” ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan teknologi digital, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk pertanian lokal.

Dalam pelatihan tersebut, Rian Chriastian Sondakh, S.TP., M.Si., hadir sebagai narasumber dengan memberikan materi terkait peningkatan kualitas produk pertanian, pengemasan, serta strategi pemasaran yang dapat meningkatkan nilai jual hasil pertanian.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran agar produk pertanian dapat menjangkau konsumen secara lebih luas.
Selain pemberian materi, tim pengabdian yang terdiri dari Fatmah, Yanti Sasmita, dan Satria memberikan pendampingan langsung kepada anggota Kelompok Tani Mutiara Tani dalam mengoperasikan website SIPTANI Mutiara.

Melalui praktik tersebut, para anggota kelompok tani diperkenalkan dengan berbagai fitur, mulai dari pengelolaan data produk, pengunggahan informasi produk, pembaruan harga dan stok, hingga pemanfaatan website sebagai media promosi dan pemasaran.

Salah satu capaian utama program ini adalah tersedianya website SIPTANI–Mutiara yang dapat dimanfaatkan Kelompok Tani Mutiara Tani sebagai sarana pemasaran digital. Platform tersebut memuat informasi kelompok tani, katalog produk, harga, stok, serta kontak pemesanan sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi produk dengan lebih mudah.

Untuk mendukung penerapan pemasaran digital, tim pengabdian juga menyerahkan sejumlah sarana pendukung pemasaran dan pengemasan, berupa hand sealer, timbangan digital, container wagon, ring light, plastik kemasan produk, serta standing banner pemasaran.

Ketua Tim Pengabdian, Fatmah, mengatakan pemanfaatan teknologi digital yang dibarengi dengan dukungan sarana pemasaran menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing produk pertanian.

“Melalui website SIPTANI–Mutiara dan dukungan peralatan yang diberikan, kami berharap kelompok tani dapat mengembangkan pemasaran produk secara lebih luas, profesional, dan berkelanjutan,” ujar Fatmah.

Para peserta menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Pelatihan dinilai memberikan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan dan pemasaran hasil usaha tani.

Antusiasme peserta terlihat selama proses pelatihan dan praktik penggunaan website yang berlangsung secara interaktif. Pendampingan tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pemasaran Kelompok Tani Mutiara Tani.

Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Pendanaan 2026, pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pemasaran produk pertanian di Tolitoli. Dengan akses pasar yang lebih luas dan pengelolaan produk yang semakin profesional, Kelompok Tani Mutiara Tani diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk sekaligus mendukung peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.