IniSulawesi.Com, BUOL — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buol memperbarui komposisi cabang olahraga yang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah di Morowali, Desember 2026.

Melalui Surat Keputusan Ketua Umum KONI Kabupaten Buol Nomor 057/KONI-BL/SK/IX/2026 tertanggal 14 September 2026, KONI Buol menetapkan 18 cabang olahraga (cabor) untuk masuk dalam persiapan kontingen. Keputusan tersebut sekaligus mengubah SK sebelumnya Nomor 040/KONI-BL/SK/V/2026 yang menetapkan 23 cabor.

Pengurangan jumlah cabor dilakukan setelah KONI Buol melakukan pendataan dan evaluasi terhadap cabang olahraga serta atlet yang dipersiapkan. Penilaian turut mempertimbangkan rekam jejak prestasi masing-masing cabor dan atlet, baik pada Porprov sebelumnya maupun berbagai kejuaraan yang telah diikuti.

Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan persiapan kontingen dengan potensi prestasi yang dimiliki sekaligus mempertimbangkan kondisi dan kemampuan daerah dalam mendukung pelaksanaan persiapan menuju Porprov.

Ketua Umum KONI Buol, H. Risharyudi Triwibowo, M.M., sebelumnya telah menetapkan target agar kontingen Buol mampu menembus lima besar pada Porprov X Sulawesi Tengah di Morowali.

Target tersebut menjadi salah satu dasar dalam menyusun strategi pembinaan dan persiapan atlet. Namun, di tengah kondisi efisiensi daerah, KONI juga dituntut melakukan pengelolaan sumber daya secara lebih selektif agar dukungan yang diberikan dapat diarahkan kepada cabor dan atlet yang memiliki peluang kompetitif.

Adapun 18 cabor yang ditetapkan dalam SK perubahan tersebut terdiri atas Taekwondo Indonesia (TI), Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI), Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), serta Asosiasi Kabupaten PSSI (ASKAB PSSI) Buol.

Selanjutnya, Federasi Olahraga Pentaque Indonesia (FOPI), Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN), Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA), Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB), Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI), Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Kick Boxing Indonesia (KBI), Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), Ikatan Motor Indonesia (IMI), dan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Meski telah dituangkan dalam SK perubahan, KONI Buol memastikan daftar tersebut masih terbuka untuk dievaluasi sesuai perkembangan persiapan kontingen.

Tahapan Training Center (TC) yang direncanakan mulai Oktober 2026 akan menjadi salah satu momentum penting untuk melihat perkembangan performa atlet. Hasil pembinaan dan kemampuan atlet selama TC nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan komposisi kontingen secara lebih optimal.

Dengan perubahan tersebut, KONI Buol mengarahkan persiapan Porprov X pada pola yang lebih terukur dan selektif. Efisiensi sumber daya diupayakan tetap berjalan beriringan dengan pembinaan prestasi, sehingga kontingen Buol dapat tampil kompetitif dan membawa hasil terbaik dari Morowali.