IniSulawesi.Com, BUOL — Ibadah Pranatal Kolom Empat Gereja Filadelfia yang digelar di kompleks Aer Jatuh pada Jumat malam, (05/12 /2025), berlangsung dalam suasana hangat, tertib, dan penuh sukacita. Mengusung tema “Persiapkanlah Jalan Untuk Tuhan” (Yesaya 40:3), rangkaian ibadah dipimpin oleh Pendeta Jusman Tago’a, M.Th., yang dikenal dengan gaya penyampaian firman yang tegas namun sarat kasih.

Sejak sore, jemaat mulai berdatangan untuk mengikuti ibadah. Tidak hanya dari Kolom Empat, sejumlah jemaat dari berbagai kolom dan wilayah pelayanan Gereja Filadelfia turut hadir, menambah kuatnya rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam menyongsong Natal.
Ibadah diawali dengan pernyataan pembuka oleh Penatua Evert Sondakh, sebelum kemudian diserahkan kepada khadim. Suasana ibadah semakin hidup melalui pujian dan kidung penyembahan serta lagu-lagu Natal. Liturgi Advent dilanjutkan dengan penyalaan lilin, sebagai simbol harapan, damai, dan kasih yang diwujudkan melalui kelahiran Yesus Kristus.
Dalam khotbahnya, Pendeta Jusman Tago’a menekankan pentingnya mempersiapkan hati dan kehidupan rohani menjelang Natal. Ia mengajak jemaat meneladani kerendahan hati Kristus, memperkuat kehidupan keluarga, serta menunjukkan kasih dalam tindakan nyata di tengah masyarakat. “Advent adalah waktu untuk kita merenungkan kembali perjalanan iman, memperbaiki diri, dan memperkuat hubungan kita dengan Tuhan dan sesama,” tegasnya.
Selama ibadah, para pelayan kolom bekerja dengan penuh sukacita mulai dari penataan tempat, pengaturan liturgi, hingga pelayanan doa, menciptakan suasana ibadah yang rapi dan penuh kekhidmatan. Kehadiran jemaat yang beragam semakin meneguhkan semangat kebersamaan antarwarga gereja.
Setelah doa berkat, kegiatan dilanjutkan dengan jamuan kasih sederhana. Jemaat saling menyapa, berbagi cerita, dan menikmati hidangan yang telah dipersiapkan panitia. Nuansa kekeluargaan terasa kuat, mencerminkan nilai-nilai kasih dan persatuan yang dijunjung tinggi di Gereja Filadelfia.
Penatua Irma Marhum dan Diaken Yulita Gosal berharap ibadah Pranatal yang berlangsung dengan baik dan penuh hikmat ini dapat menjadi dorongan bagi jemaat untuk menyambut Natal dengan hati yang siap, serta mempererat persatuan dan iman dalam kegiatan-kegiatan gerejawi berikutnya.

