IniSulawesi.Com, Buol, – Pemerintah Kabupaten Buol kembali menorehkan capaian positif di bidang pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan data realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Buol berhasil menempati posisi ke-13 dari total 415 kabupaten di seluruh Indonesia.
Capaian tersebut mencerminkan tingkat penyerapan anggaran yang relatif tinggi dan dinilai sebagai indikator kinerja fiskal daerah yang berjalan sesuai rencana. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buol, Moh. Kasim D. Ali, menyebut hasil ini tidak terlepas dari konsistensi perangkat daerah dalam menjalankan program yang telah ditetapkan sejak awal tahun anggaran.
“Realisasi belanja yang optimal menunjukkan bahwa proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian anggaran berjalan efektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kasim, Kamis (08/01/2026).
Menurutnya, tingginya penyerapan anggaran juga berkontribusi langsung terhadap kelancaran pelaksanaan berbagai program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah atas kerja kolektif yang telah dilakukan. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor dalam memastikan anggaran daerah dimanfaatkan secara tepat sasaran.
“Prestasi ini menjadi dorongan untuk terus menjaga komitmen terhadap pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” ungkap Bupati.
Lebih lanjut, ia berharap tingginya realisasi belanja daerah dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, percepatan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan warga.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran, sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan berkelanjutan.

