IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol melanjutkan agenda Safari Ramadan sebagai bagian dari penguatan komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Memasuki malam ke-15 Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, memimpin kunjungan ke Desa Mopu, Kecamatan Bukal, Kamis (4/3/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di masjid desa setempat itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum dialog terbuka. Warga diberi kesempatan menyampaikan aspirasi, sementara organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir diminta merespons secara langsung sesuai kewenangannya.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi Asisten I Setda, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Safari Ramadan tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata, melainkan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan pelayanan publik berjalan efektif hingga tingkat desa.

“Pemerintah hadir untuk memastikan hak-hak dasar masyarakat terpenuhi. Mulai dari pendidikan, perlindungan tenaga kerja, dukungan sektor pertanian, hingga layanan kebencanaan harus dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya.

Ia juga meminta OPD terkait meningkatkan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat Desa Mopu. Potensi pertanian yang dimiliki desa tersebut, menurutnya, perlu didukung melalui pendampingan dan program yang tepat sasaran. Di sisi lain, kesiapsiagaan terhadap potensi bencana juga menjadi perhatian, sehingga peran BPBD diminta lebih proaktif dalam mitigasi dan edukasi kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati turut menyosialisasikan layanan panggilan darurat 112 yang telah tersedia di Kabupaten Buol. Layanan tersebut dapat diakses masyarakat secara gratis untuk melaporkan kondisi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, maupun bencana alam.

“Cukup tekan 112. Petugas akan merespons dan menindaklanjuti laporan masyarakat sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap terbangun komunikasi yang lebih terbuka serta percepatan penyelesaian persoalan di tingkat desa, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan.