IniSulawesi.Com, BUOL — Pemerintah Kabupaten Buol mendorong Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Buol menjadi motor penggerak budaya hidup sehat sekaligus pelestarian olahraga tradisional di tengah masyarakat. Harapan tersebut disampaikan dalam pelantikan pengurus KORMI Kabupaten Buol yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Buol, Senin (26/10/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KORMI Provinsi Sulawesi Tengah, Syaifullah Djafar, M.Si., M.Kom. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris KORMI Provinsi Sulawesi Tengah, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan serta penyerahan SK dan pataka kepada Ketua KORMI Kabupaten Buol.
Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., hadir membacakan sambutan tertulis Bupati Buol yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam sambutan tersebut, Pemerintah Kabupaten Buol menyampaikan dukungan terhadap keberadaan KORMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan kualitas hidup masyarakat.
Menurut pemerintah daerah, KORMI memiliki peran berbeda dari organisasi olahraga yang berorientasi pada prestasi kompetitif. Organisasi ini diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga, mulai dari lingkungan keluarga hingga desa dan kecamatan.
“Tugas besar Saudara-saudara adalah membangun kesadaran warga agar menjadikan olahraga sebagai gaya hidup, membangun kebugaran, sekaligus melestarikan kekayaan budaya melalui olahraga tradisional,” demikian pesan dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati.
Pemerintah daerah menilai masyarakat yang sehat dan bugar merupakan salah satu modal penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, kegiatan olahraga masyarakat perlu dikembangkan secara inklusif agar dapat diikuti berbagai kelompok usia dan lapisan masyarakat.
Pengurus KORMI yang baru dilantik juga didorong untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas olahraga, lembaga pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Keberhasilan organisasi, menurut pesan pemerintah daerah, tidak semata-mata ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi oleh sejauh mana program yang dijalankan mampu menggerakkan masyarakat untuk berolahraga secara rutin.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Buol menyatakan kesiapan memfasilitasi kegiatan KORMI pada tahun mendatang melalui integrasi program kerja dengan agenda daerah serta dukungan terhadap pemanfaatan fasilitas publik.
Alun-alun kota, lapangan desa, dan ruang publik lainnya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti senam massal, festival olahraga masyarakat, dan perlombaan olahraga tradisional yang melibatkan masyarakat secara luas.
Wakil Bupati juga berpesan agar pengurus segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program yang realistis, terukur, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kekompakan internal organisasi serta suasana yang inklusif dan ramah juga menjadi hal penting dalam menjalankan roda organisasi.
Sementara itu, Ketua Umum KORMI Provinsi Sulawesi Tengah, Syaifullah Djafar, menekankan pentingnya menjadikan pelantikan tersebut sebagai awal kerja bersama untuk mendekatkan olahraga kepada masyarakat.
Menurutnya, kebiasaan berolahraga perlu dibangun di berbagai lingkungan kehidupan, mulai dari keluarga, sekolah, tempat kerja, desa, kelurahan, hingga kecamatan.
Melalui kepengurusan yang baru, KORMI Kabupaten Buol diharapkan mampu memperluas gerakan olahraga masyarakat, menghidupkan kembali permainan tradisional, serta memperkuat kebersamaan warga melalui aktivitas yang sehat, menyenangkan, dan berkelanjutan.
Dengan sinergi antara organisasi, pemerintah, dan komunitas masyarakat, KORMI diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga hadir secara nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kabupaten Buol.
#MUWARDI ANDIMAKKA

