IniSulawesi Com, BUOL, SULTENG – Pemerintah Kabupaten Buol memperkuat langkah strategis dalam pengembangan sektor industri berbasis sumber daya lokal melalui rencana pembangunan pabrik garam di Kecamatan Bunobogu. Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, di Ruang Rapat Bupati, Kamis (09/04/2026).

Rapat tersebut melibatkan unsur pimpinan daerah dan perangkat teknis, di antaranya Sekretaris Daerah Moh. Yamin Rahim, jajaran asisten, kepala OPD terkait, serta Direktur Utama Perumda Buol Berkah. Turut hadir pula unsur kecamatan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari pendekatan kolaboratif dalam perencanaan proyek.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa pembangunan pabrik garam bukan sekadar proyek produksi, melainkan bagian dari strategi hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

“Transformasi harus dilakukan. Kita tidak bisa terus bergantung pada penjualan bahan mentah. Industri pengolahan adalah kunci untuk meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi daerah,” tegasnya.

Wilayah Bunobogu dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan industri garam terpadu, didukung oleh kondisi geografis pesisir yang memadai. Oleh karena itu, pemerintah daerah menargetkan pembangunan pabrik yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada kualitas dan standar industri.

Pembahasan dalam rapat mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari kesiapan lahan, skema produksi, rantai distribusi, hingga dukungan regulasi dan pembiayaan. Pemerintah daerah juga membuka ruang keterlibatan BUMD serta masyarakat lokal guna memastikan dampak ekonomi yang merata.

Selain mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), proyek ini diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta menggerakkan ekonomi masyarakat di wilayah Bunobogu dan sekitarnya.

Pemkab Buol menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi program tersebut melalui tahapan lanjutan berupa kajian teknis dan penyusunan dokumen perencanaan yang komprehensif.

Dengan arah kebijakan yang terstruktur, pembangunan pabrik garam ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi kemandirian ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Buol sebagai salah satu sentra industri garam di kawasan.