IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol bersama Universitas Tadulako (Untad) dan Panitia Pengelola Kampus PSDKU Untad Buol menggelar sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi calon mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Ilmu Pemerintahan (IP), Selasa, 26 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus PSDKU Untad Buol, Jalan Pemuda, Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau itu menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dalam pemaparannya, perwakilan Universitas Tadulako, Drs. Muh. Nur Korompot, M.Pd, menjelaskan bahwa sistem pembelajaran ke depan akan menyesuaikan perkembangan teknologi pendidikan melalui metode hybrid learning.

Ia menyebutkan bahwa proses pembelajaran nantinya akan dibagi secara proporsional, yakni 50 persen tatap muka langsung dan 50 persen dilakukan secara daring.

“Skema ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa, khususnya mereka yang masih aktif bekerja sebagai guru, ASN, maupun perangkat desa,” jelasnya.

Program RPL sendiri memberikan kesempatan kepada masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja, pelatihan, maupun pendidikan nonformal untuk mendapatkan pengakuan akademik dalam bentuk konversi SKS. Dengan demikian, masa studi dapat ditempuh lebih singkat dibanding jalur reguler.

Sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Sekretaris Dinas Dikbud, sejumlah kepala bidang, civitas akademika Untad, serta panitia pengelola Kampus PSDKU Untad Buol.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buol menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan Universitas Tadulako merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi aparatur daerah.

Menurutnya, program RPL menjadi solusi bagi tenaga pendidik dan aparatur pemerintahan yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan tugas utama dalam waktu lama.

“Melalui program ini, pemerintah daerah ingin membuka akses pendidikan yang lebih mudah dan efisien agar lahir SDM yang profesional dan mampu menjawab kebutuhan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Universitas Tadulako juga memaparkan secara rinci terkait mekanisme pendaftaran, asesmen portofolio pengalaman kerja, hingga sistem perkuliahan bagi mahasiswa jalur RPL.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para calon mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait syarat administrasi, proses penyetaraan pengalaman kerja menjadi SKS, hingga pola perkuliahan yang akan diterapkan.

Dua program studi yang dibuka, yakni PGSD dan Ilmu Pemerintahan, dinilai sangat relevan dengan kebutuhan Kabupaten Buol, terutama dalam peningkatan kualitas tenaga pendidik serta penguatan tata kelola pemerintahan hingga tingkat desa.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan proses penerimaan mahasiswa baru jalur RPL di Kampus PSDKU Untad Buol dapat segera berjalan sehingga kegiatan perkuliahan dapat dimulai dalam waktu dekat.