IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol kembali mendorong promosi seni dan budaya daerah melalui keikutsertaan dalam dua agenda kebudayaan, yakni Festival Seni Qasidah Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Tolitoli dan International Lipu Celebes Cultural Festival ke-3 Tahun 2026 di Kabupaten Banggai.

Kedua kontingen tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, M.M., dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Muhammad Singara, S.Ag., M.Si., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Buol, serta jajaran official dan peserta dari kedua kontingen.

Dalam sambutannya, Bupati Buol menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang akan membawa nama daerah dalam ajang seni dan budaya tersebut. Ia secara khusus memberikan perhatian terhadap keikutsertaan Kontingen Lipu Celebes Cultural Festival yang akan tampil bersama perwakilan dari tujuh negara.

Menurut Bupati, kesempatan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan identitas, kekayaan seni, dan budaya Kabupaten Buol kepada masyarakat yang lebih luas, baik di tingkat provinsi maupun internasional.

Ia berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga sikap, serta menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai kebudayaan selama mengikuti kegiatan.

“Ini adalah momen berharga bagi Kabupaten Buol. Tunjukkan penampilan terbaik, junjung tinggi sportivitas, kebersamaan, dan kebudayaan kita. Bawa nama baik Buol hingga ke kancah dunia,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Muhammad Singara, S.Ag., M.Si., mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kedisiplinan, kondisi fisik, dan kekompakan selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan dan dukungan terhadap kebutuhan kontingen agar para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan meraih hasil maksimal.

Pelepasan kedua kontingen ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai bentuk dukungan serta kebersamaan sebelum keberangkatan menuju Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Banggai.

Keikutsertaan dua kontingen tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga memperluas pengenalan seni dan budaya Buol serta memperkuat eksistensi daerah dalam ruang perjumpaan kebudayaan di tingkat regional hingga internasional.