IniSulawesi.Com, Palu — Dalam momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Sulawesi Tengah, Kakanda Andi Mulhanan Tombolotutu, menyampaikan pesan motivasi dan refleksi keislaman bagi seluruh umat, khususnya kader dan alumni HMI di Sulawesi Tengah.
Menurut Andi Mulhanan, peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan sejarah perjalanan spiritual Rasulullah SAW, melainkan momentum penting untuk memperkuat keimanan, integritas moral, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya hubungan vertikal dengan Allah SWT melalui shalat, sekaligus hubungan horizontal dengan sesama manusia melalui akhlak, kejujuran, dan kepedulian sosial,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa shalat yang menjadi inti dari peristiwa Isra Mi’raj harus mampu melahirkan pribadi muslim yang disiplin, beretika, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan umat dan bangsa. Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, sejalan dengan spirit perjuangan HMI dan KAHMI dalam mencetak insan intelektual yang beriman dan bertanggung jawab.
Andi Mulhanan juga mengajak seluruh kader dan alumni HMI untuk menjadikan Isra Mi’raj sebagai sarana muhasabah diri, memperbaiki niat, serta memperkuat peran keumatan dan kebangsaan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Mari kita jadikan Isra Mi’raj sebagai titik balik untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat persatuan, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
Peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriyah ini diharapkan menjadi sumber inspirasi dan energi spiritual bagi umat Islam untuk terus menebar kebaikan, menjaga nilai-nilai keislaman, serta memperkokoh persaudaraan dalam bingkai persatuan dan kedamaian.

