IniSulawesi.Com, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait banjir rob yang semakin mengancam permukiman di kawasan pesisir Desa Lokodidi, Kecamatan Gadung. Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, turun langsung meninjau lokasi terdampak di RT 9 Dusun IV, Senin (3/8/2026), guna melihat kondisi warga sekaligus memastikan langkah penanganan segera dilakukan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Kepala Desa Lokodidi, serta unsur Kecamatan Gadung.

Di lapangan, Bupati menyaksikan langsung sejumlah rumah warga yang terdampak pasang air laut. Tidak hanya menggenangi permukiman, arus yang semakin kuat juga dilaporkan menggeser beberapa tiang rumah panggung sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan bangunan.

Masyarakat menyampaikan bahwa kondisi tersebut mulai dirasakan setelah adanya perubahan alur pasang surut air di sekitar kawasan pelabuhan. Mereka berharap pemerintah dapat melakukan kajian menyeluruh untuk mengetahui penyebab utama sekaligus menghadirkan solusi jangka panjang.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Risharyudi menegaskan pemerintah daerah tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Ia meminta Dinas PUPR segera menyusun kajian teknis agar penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran tanpa mengganggu pembangunan dermaga yang masih berlangsung.

“Kami akan segera menugaskan tim teknis untuk melakukan kajian secara menyeluruh. Hasil kajian itu nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah terbaik agar persoalan banjir rob ini dapat ditangani secara efektif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Sementara itu, salah seorang warga terdampak, Ivy Heldawati, mengungkapkan bahwa kondisi banjir rob tahun ini jauh lebih berat dibandingkan musim-musim sebelumnya. Menurutnya, selain air laut yang masuk ke rumah, derasnya arus juga menyebabkan kerusakan pada bagian bawah rumah sehingga warga merasa cemas menghadapi puncak musim pasang yang diperkirakan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Ia berharap pemerintah dapat segera merealisasikan langkah penanganan sehingga masyarakat tidak lagi dihantui ancaman kerusakan rumah setiap kali air laut pasang.

Peninjauan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Buol dalam merespons persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir. Warga pun berharap hasil kajian teknis nantinya dapat melahirkan solusi permanen guna mengurangi risiko banjir rob dan melindungi kawasan permukiman dari dampak pasang air laut di masa mendatang.